TBC Usus Menyebabkan Pecahnya Usus

TBC Usus Menyebabkan Pecahnya Usus

TBC Usus Menyebabkan Pecahnya Usus – Tuberkulosis (TB) atau yang umum kita mengenal sebagai TBC ialah satu penyakit yang disebabkan.

Karena bakteri namanya Mycobacterium tuberculosis. Bakteri ini umumnya serang paru-paru, tapi bakteri TBC bisa serang anggota badan mana saja terhitung usus. Saat TB serang usus, karena itu diberi nama TBC usus.

TBC Usus Menyebabkan Pecahnya Usus yang Berujung Kematian!

Berdasar laporan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, diprediksi ada 8,6 juta peristiwa TB /tahun di semua dunia. Dua % dari kasus TB itu ialah TBC Menyebabkan Pecahnya Usus.

Baca Juga: Sakit Mental Disebabkan Kebiasaan Merenung

Lalu, sesungguhnya apakah itu tuberkulosis usus dan seperti apakah sinyal pertanda? Untuk mengenali penyakit ini lebih dalam, kami  mengontak dokter specialist penyakit dalam, dr. RA Adaninggar, SpPD. Berikut penuturannya!

Apakah itu TBC usus dan seperti apakah bedanya dibanding TBC Paru-paru?

Sejauh ini kita akrab dengan tuberkulosis atau TBC yang serang paru-paru. Tetapi, rupanya penyakit itu bisa juga mengontaminasi organ lainnya. Dokter Ninggar mengatakan sebagai tuberkulosis tambahan pulmonal atau tuberkulosis tambahan paru.

Ada beberapa organ yang dapat diserang. Salah satunya ialah otak, tulang, kulit, kelenjar, sampai usus. Tetapi, semua masih disebabkan karena bakteri yang serupa, yakni Mycobacterium tuberculosis.

Bagaimana dapat tuberkulosis serang usus?

Dokter Ninggar menerangkan jika ada dua peluang kasus untuk TB usus. Pertama, bakteri serang paru-paru ditambah dulu. Lalu, saat pasien batuk dan dahaknya tertelan, bakteri turut masuk di dalam aliran pencernaan. Dari sana infeksi di usus berawal.

Sementara peluang ke-2 ialah bakteri betul-betul langsung serang usus tanpa melalui paru-paru. Di dunia klinis, proses tanpa mediator ini dikatakan sebagai infeksi melalui darah.

Seperti tuberkulosis paru-paru, penyakit ini menyebar antarmanusia. Tidak secara airborne (udara), penyebaran tuberkulosis usus terjadi melalui contact dengan feses pasien atau makanan yang tercemar kotoran itu.

Mengapa kita lebih akrab dengan tuberkulosis yang serang paru-paru dibanding usus?

Rupanya ada argumen tertentu mengapa kita jarang-jarang dengar penyakit tuberkulosis usus dibanding paru-paru. Ini semua terkait dengan vaksinasi yang kita terima pada saat kecil. Semestinya dengan itu, tuberkulosis jarang-jarang menebar. Juga terkena, bakteri cuman terpusat di paru-paru saja.

Dia menambah jika tuberkulosis cuman dapat menebar ke organ lain saat seorang mempunyai mekanisme imun yang kurang kuat. Ini dapat disebabkan karena ada kisah penyakit lain seperti diabetes dan HIV. Ini yang mengakibatkan tuberkulosis usus lebih jarang ada dibanding tuberkulosis yang serang paru-paru.

Seperti apakah tanda-tanda TB usus Menyebabkan Pecahnya Usus ?

Tuberkulosis usus mempunyai tanda-tanda yang paling serupa dengan penyakit usus lain. Di bawah ini salah satunya:

  • Demam;
  • Diare kronis;
  • Penurunan berat tubuh yang mencolok;
  • Sakit perut;
  • Konstipasi atau susah buang air besar;
  • Pembesaran limpa dan hati.

Disebutkan oleh dr. Ninggar jika keadaan itu benar-benar serupa dengan tifus, kanker usus, dan penyakit Crohn yang sama serang usus. Namun, ada banyak ketidaksamaan yang dapat diamati dari tanda-tanda tuberkulosis usus.

Pada tuberkulosis usus, tanda-tanda di atas akan dirasa sepanjang berbulan-bulan. Mengakibatkan, keadaan pasien juga naik tidak konstan dan turun. Berlainan dengan tifus yang memiliki sifat kronis atau akan usai sesudah 7-14 hari.

“Disamping itu, tuberkulosis usus umumnya nampak dari fisik. Tubuh pasien akan ‘habis’ atau menjadi kurus sekali,” kata dokter Ninggar.

Walau bagaimanapun, analisis tuberkulosis usus cuman dapat dilaksanakan lewat proses klinis, salah satunya biopsi, rontgen paru-paru, lain-lain, dan kolonoskopi. Proses analisis ini umumnya makan waktu yang lama karena tempat yang diinfeksi bakteri tuberkulosis berada jauh di tepian di antara usus usus besar dan lembut.

Apa factor resiko dari tuberkulosis usus?

Ada banyak keadaan yang dapat membuat seorang lebih rawan diserang tuberkulosis usus. Di bawah ini salah satunya:

  • Mengidap beberapa penyakit yang turunkan mekanisme imun, seperti diabetes dan HIV;
  • Tidak memperoleh vaksin BCG;
  • Mengonsumsi beberapa obat yang mendesak rutinitas mekanisme imun seperti steroid dan jamu-jamuan yang memiliki kandungan bahan kimia tidak jelas;
  • Faktor genetik.

Apa tuberkulosis usus lebih beresiko dibanding paru-paru?

Pertanyaan selanjutnya ialah berapa beresiko penyakit ini? Sesungguhnya susah untuk memperbandingkan keadaan di antara tuberkulosis usus dan paru. Tetapi, kita dapat menyaksikannya dari lama waktu penyembuhan.

Jika umumnya tuberkulosis cuman enam bulan, yang serang usus ini dapat satu tahun penyembuhannya. Minimum 12 bulan dan dapat sampai 18-24 bulan bergantung pada keadaan pasien,

Analisis dan Penyembuhan serta Pencegahan TBC Usus

Tentukan analisis TBC usus bukan kasus mudah. Walau demikian, bukan bermakna TBC usus tidak dapat dikenal.

Dibutuhkan pengecekan lebih komplet dan lanjut untuk ketahui tentu ada atau tidaknya bakteri Mycobacterium tuberculosis dalam usus penderita.

Adapun beberapa pengecekan yang kemungkinan dilaksanakan, misalnya:

  • Pasien akan jalani pengecekan tanda-tanda medis, yang mencakup interviu klinis sama dokter, pencarian background pasien, dan ada atau tidaknya kisah contact dengan pasien TBC sebelumnya.
  • Setelah jalani pengecekan tanda-tanda medis, pasien akan masuk ke step seterusnya yakni pengecekan fisik. Pada step ini, pasien disuruh untuk terlentang dan dokter akan meraba perut.
  • Ada pengecekan pendukung, seperti pengecekan laboratorium, biopsi jaringan, radiologi, endoskopi, PCR, dan lain-lain bergantung keadaan yang dirasa.

Bila Anda dipastikan mempunyai TBC usus, ada banyak alternative penyembuhan yang kemungkinan ditempuh, misalnya:

  • Minum Beberapa obat TBC

Umumnya obat akan diberi dalam periode waktu tertentu dan dapat jadi berlanjut bergantung dari keadaan si pasien. Minum obat ini harus dilaksanakan secara benar dan tiap hari sesuai dengan ketentuan jamnya.

Adapun beberapa obat yang umum diberi seperti obat isoniazid, pyrazinamid, ethambutol, dan rifampicin. Waktu pemberian obat umumnya dilaksanakan dalam periode waktu enam bulan tetapi dapat semakin lama bergantung dari keadaan pasien TBC usus.

  • Operasi

Menurut dr. Dyah Novita, bila pemberian obat gagal untuk mengobati TBC usus, perlakuan operasi TBC usus kemungkinan perlu dilaksanakan.

Disamping itu, perlakuan operasi bisa juga dilaksanakan bila pasien telah alami kompleksitas. Kompleksitas itu bisa berbentuk tampil lubang pada usus (perforasi), abses, fistula, pendarahan, dan ada penyumbatan pada usus yang parah.

Sampai sekarang ini riset mengenai penyembuhan TBC usus masih bersambung. Tidak tutup peluang ada tipe penyembuhan TBC usus lain di periode yang akan datang. Masih jagalah diri dari TBC usus kompleksitas yang karena dapat memunculkan kematian dan beresiko.

Ingat penyakit ini cukup beresiko dan bisa menyebar, Anda perlu lakukan usaha pencegahanTBC usus misalnya:

  • Vaksin BCG

Cara penjagaan yang umum dengan penyuntikan vaksin BCG. Vaksin ini dipakai untuk menahan tuberkulosis (TBC) ke orang dewasa dan beberapa anak yang masih belum pernah menanggung derita penyakit itu. Vaksin ini disarankan untuk diberi bila Anda tinggal atau kontak langsung dengan pasien TBC. Di Indonesia sendiri, vaksin BCG sudah jadi program harus dari pemerintahan yang diberi pada bayi umur di bawah 2 bulan.

  • Kerjakan perawatan awal bila tampil tanda-tanda TBC

Jika Anda alami tanda-tanda awalnya TBC, selekasnya kontrol ke dokter untuk analisis dan perawatan awal untuk menahan infeksi makin berkembang.

  • Jika terkena, kerjakan perawatan supaya tidak menyebarkan pada seseorang

Kalau sudah terkena, kerjakan beberapa langkah berikut sampai dokter mengatakan TBC yang Anda penderitaan tak lagi menyebar:

  • Gunakan masker bila harus berjumpa atau beraktivitas di luar rumah
  • Tutup mulut saat bersin, batuk, dan ketawa
  • Tidak buang dahak atau meludah asal-asalan
  • Memerhatikan perputaran udara yang bagus dan memperoleh cahaya matahari yang cukup
  • Tidur terpisah dan tidak memakai perlengkapan makan yang sama. Tidak boleh tidur sekamar sama orang lain sampai dokter mengatakan TBC yang Anda penderitaan tak lagi menyebar.

Seperti itu keterangan klinis mengenai tuberkulosis usus, dan dengan tanda-tanda, factor resiko, sampai penangkalannya dan penyembuhan. Lakukan beberapa cara yang disebut supaya kamu terbebas dari penyakit ini, ya!